4 Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Ketika Marah

4 Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Ketika Kamu Marah

Hari ini saya akan membahas tentang 4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah. Di dunia ini semua orang pernah marah. Siapapun dia, pasti pernah marah. Baik itu marahnya seorang ayah/ibu kepada anaknya, seorang guru kepada muridnya, dosen kepada mahasiswanya, direktur perusahan kepada bawahanya, dan lain-lain. Namun setiap orang berbeda-beda cara dan tujuan dia marah. Ada yang marahnya dengan berbicara menggunakan nada teriak, bahkan ada yang sampai menggunakan kekerasan fisik untuk mengungkapkan kemarahannya itu. Ada yang tujuannya baik untuk membuat orang yang dimarahinya bisa berubah, ada juga yang tidak punya tujuan pasti, asal marah saja.

4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah

Apapun itu, yang jelas orang yang ketika marah, sebenarnya ada hal yang ingin dia sampaikan dengan kemarahannya itu. Tapi karena tidak memperhatikan aspek penting, sehingga kemarahanya akan sia-sia dan hanya akan membuat malu dirinya sendiri. Nah sebenarnya ada 4 hal penting yang harus kita perhatikan ketika marah, agar apa yang ingin ungkapkan bisa tersampaikan dengan baik, dan agar kita tidak sia-sia dengan hanya membuang-buang energi. 4 hal tersebut adalah where, who, when, how. 4 hal ini harus tepat seluruhnya, karena jika kurang salah satunya maka sama saja tidak akan mendapatkan tujuan yang diharpakan. Mari kita ikuti penjelasannya sebagai berikut.

1. Where ?

Yaitu di mana seharusnya Tempat kita melampiaskan kemarahan. Sebagai contoh, katakanlah ada seorang mahasiswa yang tidak senang dengan sistem pengisian KRS online di kampusnya, yang dinilainya tidak efisien. Mahasiswa itu kemudian marah-marah di kantin kampus. Apakah itu sudah benar ? Tentu tidak. Seberapapun banyak aspirasi yang ia ungkapkan, tidak akan pernah sampai ke lembaga kampus karena dia salah tempat. Seharunsya dia menyampaikan aspirasi kemarahannya itu langsung ke lembaga kampusnya tersebut. Olehnya itu, faktor tempat sangat penting. Jangan sampai kita salah tempat dalam ketika mengungkapkan kemarahan. Anda bisa bayangkan apalagi jika mahasiswa tersebut marah-marahnya di pasar atau tempat preman-preman ? Mungkin bisa babak belur dia akan di hajar.

2. Who ?

Yaitu siapa seharusnya Orang yang harus dimarahi. Masih menggunakan contoh kasus di atas, misalnya jika sang mahasiswa ke ruang kelembagaan kampusnya untuk menyampaikan kemrahannya. Dan ketika itu direktur dari kelembagaan kampus sedang tidak berada di tempat. Kebetulan ketika bertemu cleaning cervis yang ada di ruang tersebut, dia langsung memarahi sang cleaning service. Sekarang tempatnya sudah tepat, namun orang yang menjadi objek kemarahanya itu tidak tepat. Jika dia memarahi cleaning service yang kebetulan berada di ruangan kelembagaan, maka sama saja aspirasinya tidak akan tersampaikan dan energi marahnya hanya akan terbuang sia-sia.

3. When ?

Yaitu kapan seharusnya waktu yang tepat untuk menyampaikan kemarahan. Katakanlah sang mahasiswa tadi datang ke ruang lembaga kemahasiswaan untuk menyampaikan kemarahannya. Kebetulan ketika itu pak direkturnya sedang berada di ruangan, tapi dalam keadaan sedang menerima tamu penting kelembagaan. Apakah ketika sang mahasiswa langsung menyampaikan kemarahanya, akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik ? ataukah malah sebaliknya ? Anda bisa bayangkan sendiri apa yang akan terjadi selanjutnya pada sang mahasiswa jika dia tetap memutuskan untuk menyampaikan kemarahannya ketika itu. So, faktor waktu juga sangat penting untuk dijadikan bahan pertimbangan ketika marah.

4. How ?

Yaitu bagaimana seharusnya cara meyampaikan kemarahan. Hal ini juga harus menjadi perhatian utama. Sekarang misalkan tempat, orang, dan waktunya sudah tepat, tapi sang mahasiswa mengungkapkan kemarahannya dengan ngamuk-ngamuk dan merusak barang-barang yang ada di ruangan kelembagaan. Apa itu merupakan cara yang benar ? Apa itu akan mendatangkan solusi yang baik bagi permasalahannya ? Tentu sekali lagi jawabanya tidak. Hal ini sama halnya ketika kita melihat cara demonstrasi di Indonesia yang kebanyakan anarkis. Sebenarnya jika memakai cara-cara tersebut maka aspirasi yang sebenarnya ingin di ungkapkan tidak akan sampai dan akan memakankerugian bagi si pendemo itu sendiri.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita marah. 4 hal di atas harus tepat seluruhnya untuk mendapatkan hasil yang maksimalkan untuk mewujudkan tujuan. Karena jika salah satunya tidak tepat, akan sia-sia energi yang dikeluarkan untuk marah. Tidak akan medatangkan hasil apa-apa. Sekian postingan kali ini tentang

4 Hal Penting yang Harus diperhatikan ketika Marah.

Semoga dapat difahami dan membawa manfaat bagi yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Baca juga artikel lain terkait dengan Tips di sini.

Alfin Amrullah

Hi, Wellcome to my Website. My Name is Alfin Amrullah. I’m an activist of Indonesian literation movement, a writer, and a public speaker. I love to share my expertise and experiences I had, because I believe that Sharing is Beauty. I hope you find this website suitable for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *