4 Dasar Pendekatan Motivasi

4 Macam Pendekatan Motivasi

Hari ini saya akan membahas tentang 4 dasar pendekatan motivasi. Ada yang bilang hidup ini sulit, hidup kadang tak seperti apa yang kita pikirkan. Namun itu sebenarnya pendapat yang kurang tepat. Hidup ini sebenarnya persis akan seperti apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir positif, maka kita akan mendapatkan hasil yang positif juga. Begitupun sebaliknya. So, always be positif thinking aja bro. Asalkan kita mampu memotivasi diri kita, dan mampu memilih jalan pendekatan motivasi yang baik, maka jalan itu pasti ada.

Empat Dasar Pendekatan Motivasi

Mengenai pendekatan motivasi, kali ini saya akan berbagi ilmu buat temen-temen semua. Ilmu ini sangat penting dan berharga, yang masih hangat dan baru saya dapatkan dari dosen saya di kampus. Teman-teman pasti sudah tau arti pentingnya motivasi bagi hidup kita kan ? So, just check it out.

1. Pendekatan Motivasi Tradisional.

Ini merupakan pendekatan yang sangat primitif menurut para ahli. Meskipun masih banyak orang yang menggunakan pendekatan ini, dan mungkin juga kita. Dalam pendekatan ini, seseorang melakukan sesuatu untuk mendapatkan ganjaran kecil saja. Misalnya, orang bekerja hanya untuk digaji atau mendapatkan uang. Mahasiswa kuliah hanya mengejar nilai.

Tidak ada yang salah sebenarnya, namun masih kurang benar. Pedekatan ini yang banyak dianut oleh sebagian besar orang-orang di Negara miskin atau berkembang seperti Negara kita ini. Dengan menganut pendekataan ini, pikiran orang tak kan bisa berkembang, tidak kreatif. Orang tak kan maju atau hanya berjalan di tempat. Pemahamannya yang sangat dangkal. Makanya para ahli menyebutnya sebagai pendekatan motivasi tradisional.

2. Pendekatan Motivasi Human Relation.

Pendekatan ini juga merupakan pendekatan yang kurang bagus. Seseorang melakukan sesuatu hanya untuk mendapatkan pujian semata. Misalnya seorang yang masuk organisasi hanya untuk medapatkan pujian dan banyak teman, sementara nialai esensi daripada organisasi yang diikutinya itu tidak ia dapatkan dan dia pentingkan.

Sebenarnya ini bagus juga untuk dijadikan tujuan sampingan. In other words, ada tujuan utama untuk masuk sebuah organisasi. Bukan mencari temannya yang dijadikan tujuan utama. Kan lucu juga kalau saya masuk “AMIKOM” hanya untuk mencari teman ? tentu harus ada tujuan utama saya, misalnya ingin menguasai ilmu IT sekaligus interpreuneur. Kan jadi berbeda jalan ceritanya. Jadi, pendekatan human relation ini kurang bagus untuk dijadikan pilihan brow.

3. Pendekatan Motivasi Human Resource Manajement.

Nah, pendekatan inilah yang bagus untuk di ikuti. Dalam pendekatan ini seseorang bekerja untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai, kreatif dan dapat mengarahkan diri sendiri. Misalnya seorang Manajer yang dapat mengoptimalkan kontribusi karyawan dan mendorong partisipasi. Pendekatan ini yang banyak dipakai oleh orang-orang sukses dan menengah.

Kata dosen saya : “Bapak berharap kalian sebagai mahasiswa, minimal sudah sampai pada tahap pendekatan motivasi ini, dengan menganut pendekatan ini semoga kalian akan bisa menjadi orang yang sukses di kedepannya”. Saya berkata dalam hati : “Loh kok minimal ? berarti adakah yang lebih hebat lagi dari ini ?”. Ternyata masih ada lagi satu pendekatan yang sangat luar biasa untuk diikuti yaitu :

4. Pendekatan Motivasi Spiritual Religius.

Inilah yang menurut bapak dosen merupakan pendekatan yang paling penting, karena dapat menguasai dan menyangkup 3 pendekatan motivasi sebelumnya, tidak butuh biaya. However, hasilnya luar biasa.

In conclusion, baik uang, teman, maupun tujuan lain yang ingin dicapainya bisa didapatkan dengan pendekatan ini. Loh bagaimana bisa ? tentu bisa. Seseorang yang meletakan dasar motivasinya dalam melakukan sesuatu dengan spiritual religius, maka segala bentuk tingkat lakunya berdasarkan prinsip-prinsip ketuhanan, dan nilai-nilai moral. Apakah sesuatu yang berasal dari tuhan itu akan sia-sia ? tentu tidak kan ? dan apakah itu butuh biaya ? tentu jawabannya tidak juga. Ini adalah pendekatan yang hanya digunakan oleh orang-orang yang luar biasa kata dosen saya. Percaya atau tidak ? Persaya saja.

So saudaraku, jika ingin hidup kita sukses secara meteri dan juga rohani, maka marilah kita memilih dasar motivasi yang tepat. Jangan cuman asal milih. Saya bukan mengatakan bahwa 3 motivasi sebelumnya salah, namun kurang tepat kalau cuman sebatas itu kawan..!! logikanya, kalau ada sesuatu yang ekstra, ngapain pilih yang biasa ? kita semua sudah dewasa, minimal untuk mengetahui mana yang terbaik. Sekian postingan tentang

4 Dasar Pendekatan Motivasi

Semoga saya dan orang-orang yang membaca ini akan menjadi pribadi yang sukses di kemudian hari. Amin. Anda juga bisa membaca tulisan saya yang lainnya terkait Motivasi di web ini.

Alfin Amrullah

Hi, Wellcome to my Website. My Name is Alfin Amrullah. I’m an activist of Indonesian literation movement, a writer, and a public speaker. I love to share my expertise and experiences I had, because I believe that Sharing is Beauty. I hope you find this website suitable for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *